Kunci Sakti Belajar Bahasa Inggris

Memang dalam  belajar bahasa Inggris akan lebih cepat menguasai dan berbicara lancar jika kita langsung latihan berbicara bahasa Inggris pada lingkungan native speaker yang sehari-hari memang menggunakan bahasa Inggris. Kebetulan saya pernah tinggal beberapa minggu di desa yang memiliki bahasa daerah Oseng di Banyuwangi.

Bahasa tersebut bukanlah bahasa jawa, bahasa madura bahkan juga sangat sedikit kata-kata serapan dalam bahasa Indonesia yang termasuk bahasa sehari-hari saya. Tetapi karena sehari-hari melihat orang beraktifitas dan berbicara bahasa Oseng lama kelamaan mulai memahami apa yang mereka katakan dan bahkan bisa berani berbicara sedikit demi sedikit bahasa sehari-hari dan logat saya pun terpengaruh bahasa mereka.

Memang itu adalah kebetulan saja saya bisa belajar bahasa daerah yang berbeda dari bahasa sehari-hari saya. Tetapi yang menjadi masalah ketika kita ingin belajar bahasa inggris tetapi kita kesulitan berada pada lingkungan native speaker kecuali jika Anda punya uang yang banyak dan kuliah di luar negeri atau Anda sehari-hari memang berada di lingkungan native speaker seperti misalnya Anda karyawan hotel di Bali yang setiap hari melayani tamu native speaker.

Salah satu cara adalah kita menciptakan lingkungan tersebut dengan cara membentuk sebuah komunitas / klub belajar bahasa Inggris atau bergabung dengan komunitas yang telah ada. Lebih bagus jika didalamnya ada beberapa anggota yang telah menguasai bahasa Inggris dengan pronounciation (bunyi) yang sama atau mendekati native speaker sehingga kita bisa menirukan mereka dan yang lebih penting adalah mendengarkan pronounciation yang benar. Satu masalah lagi adalah mampukah klub tersebut berkumpul dan latihan bahasa Inggris setiap hari ?.

Untunglah kita hidup di abad modern dengan teknologi yang berkembang semakin pesat dan terus menerus. Kini kita bisa memanfaatkan audio player dan mendengarkan file-file audio native speaker agar mudah belajar bahasa Inggris. Tetapi kita harus menggunakan metode dan sistem yang telah terbukti mampu membuat belajar bahasa Inggris lebih cepat dan efektif sehingga bisa menghemat waktu karena belajar bahasa Inggris umumnya membutuhkan waktu yang cukup lama ini terbukti banyak dari kita sudah belajar bahasa Inggris sejak SD hingga kuliah tetapi kebanyakan dari kita masih susah berbicara bahasa Inggris.

Saat ini baru ada satu lembaga yang telah memiliki metode belajar bahasa Inggris cepat tanpa grammar full conversation di Indonesia yaitu e Compusoft dan baru saja mengembangkan metodenya dengan sistem Kursus Bahasa Inggris Online Bergaransi, silahkan baca detailnya Klik Disini

Read More 0 Comment

Sejarah singkat Bahasa Inggris

Bahasa Inggris memang kaya gado-gado, makanya bisa dibilang ga punya peraturan (Grammar) yang fix, itulah sebabnya saya tidak menganjurkan Grammar pada Anda di awal perjalanan.


Bahasa itu sendiri awalnya masih satu rumpun dengan bahasa Jerman Purba yang kemudian berkembang melalui akulturasi dengan bangsa-bangsa yang melakukan invasi ke tanah tumpah darah bangsa Inggris. Sebut saja awalnya adalah bangsa Celtic, suku nya disebut brighton dari situ muncul istilah The Great Britain selanjutnya awal Masehi masuklah invasi bangsa Romawi, lalu Jutes ..lalu Anglo ..lalu Saxon dan terakhir adalah Norman French.

Masuknya invasi masing-masing bangsa ini memberikan pengaruh dan perubahan warna kepada Bahasa Inggris sebelumnya yang sudah ada. Walaupun 70% kosakata bahasa Inggris itu merupakan perpaduan dari bahasa Anglo dan Saxon (dari kata Anglo > England atau daerah bangsa Anglo). Namun warna-warna bahasa Romawi serta perancis sedikit banyak ikut memberi warna pada wujud bahasa Inggris yang ada saat ini.

Daerah2 yang berakhiran ~sex seperti wessex, atau essex itu dulunya bekas didiami bangsa Saxon. Adapun England tentu saja bangsa Anglo. Lalu daerah yang berakhiran ~chester, seperti Manchester, Winchester itu dulunya bekas diami nya bangsa Romawi, dll. Jangan heran kata BEFORE jika di England artinya dihadapan, tapi di scotland artinya ’sebelum’. Di daerah essex pernah saya tulis sebelumnya, mereka tidak mengenal objective pronouns – sehingga mereka mengatakan ‘You love I …bukan You love ME’ Masih banyak lagi contoh2 yang membuktikan bagaimana bahasa Inggris itu sendiri tidak konsisten, lalu kenapa kita mendahulukan GRAMMAR ??

Masuknya invasi Norman French yang akhirnya menurunkan raja dan ratu Inggris saat ini, sedikit banyak memberikan warna baru pada Bahasa Inggris yang terus berkembang dari bahasa Inggris purba (old English, punah abad ke 7), lalu Bahasa Inggris abad Menengah (Middle English) yang punah abad ke 15, serta saat ini yaitu Modern English
Bahasa Inggris yang saat ini kita gunakan adalah Modern English tentu saja, namun itupun masih terpecah menjadi 2 bagian besar yang disebut Bahasa Inggris gaya Amerika (American English) dan bahasa Inggris murni atau British English.

Terus di Indonesia pake gaya bahasa Inggris yang mana neh? Di Indonesia malah campuran, termasuk saya – bahkan tidak ada satupun instruktur bahasa Inggris yang berani menyebut dirinya menggunakan bahasa Inggris Amerika atau bahasa Inggris murni, karena toh mereka sama saja lahir nya ada yang di Tegal, Bangkalan, Medan ..hehe.

Okey ga usah pikirin, yang penting start awal langsung gunakan. Langsung praktek, langsung dipake ..Grammar, ga usah pikirin dulu bro.

Read More 0 Comment

Nostalgia awal belajar Bahasa Inggris

Dulu memang Grammar dianggap sebagai kunci belajar Bahasa Inggris. Begitupun hal itu saya rasakan, kentalnya penekanan grammar di pelajaran-pelajaran sekolah. Saya memang jawara Grammar sejak SMP ngga pernah yang namanya ulangan dapat nilai 8, diatas 9. Hehe… hal itu berlanjut sampai saya ke SMA. Namun kesalahan fatal saat itu saya menganggap diri saya JAGO BAHASA INGGRIS. Padahal saya Cuma jago grammar.

Ceritanya waktu kelas II SMA semester I saya kebetulan bolos, jujur aja neh ..terus daripada bolos pergi ke tempat ngga karuan saya pergi ke “The British Council Library” di Jakarta Selatan. Itu memang tempatnya kita baca gratis dari pagi sampai sore, pinjam buku, majalah – The British Council Library adalah pusat informasi dan budaya yang disediakan oleh pemerintah Inggris. Saat itu adalah kunjungan saya yang pertama. Saya inget banget bagaimana PD nya saya, begitu percaya diri saya masuk ruang perpustakaan. Disitu saya liat banyak remaja2 se usia saya, dengan seragam SMA (saya yakin mereka ngga bolos) sedang asyik baca textbook berbahasa Inggris. Iseng ah, comot satu .. saya ambil sebuah buku novel berbahasa Inggris. Saya buka lembar pertama, dan saya coba baca …walah…saya ngga ngerti sama sekali??? okey, ngga mau kalah set, saya ambil lagi yang lebih tipis novel tingkat Elementary. Lalu saya coba baca, haduuuhh…keringet dingin saya waktu itu, sama sekali ngga ada yang bisa saya pahami kecuali 10% saja itupun pecah sana pecah sini pemahamannya. Pelan2 saya intip ke belakang, saya liat remaja2 seusia saya sedang asyik baca novel yang tebal2..disitulah saya lunglai. Ibarat militer yang sedang dicopoti pangkatnya didepan forum upacara, saya merasa betapa yang saya banggakan selama ini yaitu GRAMMAR, ternyata tidak membantu sama sekali, kebanggaan yang ada pada diri saya selama ini pupus saat itu.

Batin saya meratap sendiri “…teguuuh ..teguh…selama ini kamu ngotot belajar Grammar, ngapalin rumus2, pindah buku Grammar ini dan itu, sama sekali ngga bisa membela kamu …” …iya tuh, saya jawab sendiri pelan. Saya ngeloyor deh keluar dari ruang perpustakaan The British Council Library. Dari situ saya seperti orang buta kehilangan tongkat, saya mau kemana lagi?? dan bagaimana??? …

Tuhan Maha Pengasih … saya akhirya ditunjukkan “ini loh KUNCI menguasai Bahasa Inggris …”. Benarkah?? okey, saya coba. Saya memang biasa belajar mandiri, otodidak sejak dulu dan kebawa sampai sekarang dari Gitar Klasik, Mengetik Cepat, Merakit Komputer dan Jaringan, Video Editing, Webmaster, Bisnis Online dan sekarang saya sedang belajar Bahasa Arab, semuanya dilakukan mandiri (autodidak). Saya langsung mengatur waktu, mengatur ulang jadwal belajar Bahasa Inggris, tapi kali ini bukan Grammar lagi – tapi sesuai petunjuk tersebut. Alhamdulillaah, dalam waktu singkat kemampuan Reading saya meningkat pesat, sampai akhirnya mampu membaca novel asli yang unabridged, lancar conversation, dan anehnya GRAMMAR juga kebawa. Ternyata kunci menguasai Bahasa Inggris adalah Reading (Iqra’). Waduuh jadi kembali ke laptop juga akhirnya. Insya Allah nanti saya akan buat kategori tersendiri untuk membentuk kemampuan Reading ini (reading skill).

Read More 0 Comment

Tahapan membentuk Speaking skill

Orang komunikasi ibarat bermain silat, ada yang menyerang (bertanya) ada yang menangkis (menjawab) ada yang menggabungkan serangan dan menangkis dalam 1 untaian gerakan (paparan). Begitupun dalam speaking skill. Itulah sebabnya e-compusoft pada awalnya membentuk kemampuan

menangkis dulu atau receptive skill, selanjutya kemampuan menyerang (productive skill) dan terakhir adalah kemampuan paparan (descriptive skill).

Dalam pembentukan receptive skill, saya berusaha membentuk kemampuan speaking Anda dengan menggunakan kalimat-kalimat inti (kernel sentence) yang ibartnya dalam silat adalah dasar-dasar gerakan inti. Itulah sebabnya betapa pentingnya receptive skill ini harus Anda miliki. Tentu saja untuk memiliki skill tidak ada cara lain kecuali Anda sendiri yang harus menebusnya dengan bersusah payah, melatih setiap hari sehingga otomatis tanpa berpikir.

Pronunciation (makhraj/pengucapan) juga sangat penting di awal2 perjalanan Anda dalam belajar bahasa Inggris, karena sudah saya katakan bahwa kesalahan pengucapan akan menyebabkan miscommunication, seperti bagaimana membedakan pengucapan kalimat

This is my beg (ini permohonan saya)
This is my bag (ini tas saya), dsb.

Jika Anda telah mendownload materi conversation, Anda akan mengamati bahwa saya belum memfokuskan diri memberi Anda kosakata yang berlimpah, tetapi fokus pada pembentukan kernel sentence di lidah Anda. Kenapa demikian? Karena dalam ilmu mengajar dilarang memberikan 2 kesulitan secara bersamaan. Saya tidak ingin memecah konsentrasi Anda dengan 2 hal. Cukup pada 1 hal saja yaitu membentuk skill bicara dengan menggunakan kalimat inti dulu, serta dengan pronunciation yang benar. Itu saja. .

Nanti pada tahapan berikutnya, setelah Anda memiliki kemampuan receptive speaking ini, atau kemampuan menangkis serangan dengan menggunakan kalimat inti – barulah saya mulai menekankan pengayaan vocabulary melalui bahan-bahan literature yang telah saya susun secara sistematis sehingga tanpa terasa Anda akan kaya dalam kosakata, disamping penguasaan membaca literature nya semakin menguat

Okey? jadi mari kita fokus dulu pada pronunciation yang benar, serta membentuk kemampuan menangkis serangan (receptive speaking). Onward no retreat, tidak ada yang enak di awal perjalanan Anda membentuk skill – segarkan kembali ingatan Anda saat pertama kali belajar naik sepeda. Anda berbakat kok, yakinlah apa yang saya kataka

Read More 0 Comment

Kenapa tidak anjurkan GRAMMAR ?

Karena Grammar memang bukan tujuan belajar bahasa Inggris. Itu alasan utama, loh kok begitu? Lah Anda belum bisa bahasa Inggris, pengin bisa – amati kata BISA, bukan TAHU –, artinya Anda ingin bisa .. Bisa memahami pembicaraan orang (Listening Skill)
Bisa menyampaikan pikiran, perasaan dan kebutuhan secara lisan (Speaking Skill)
Bisa memahami bacaan literature bahasa Inggris (Reading Skill)
Bisa menyampaikan pikiran, perasaan dan kebutuhan secara tertulis (Writing Skill)
Inilah yang disebut dengan 4 ketrampilan bahasa atau 4 skills of Language, dan 4 skill inilah yang merupakan tujuan orang belajar bahasa apapun. Semua adalah SKILL atau ketrampilan yang harus Anda bentuk dalam diri Anda melebur sehingga Anda mampu melakukannya secara otomatis tanpa berpikir (automatically without thinking) dan itulah ciri2 ketrampilan jika sudah dikuasai – camkan, … semuanya harus berjalan secara otomatis.
Saya pernah bertanya pada Anda, apa RUMUS naik sepeda biar tidak jatuh? RUMUS berenang biar mengapung, hehe..sekedar mengingatkan. Yang namanya skill atau ketrampilan itu tidak bicara TAHU tapi bicara BISA. Memang beda antara tahu dan bisa? memang beda antara pengetahuan dan kebisaan atau ketrampilan? ya jelas beda dong
Dalam psikologi Pengetahuan masuk dalam ranah cognitive (cognitive domain). Pelajaran yang lebih bersifat cognitive contohnya waktu di SMP kita belajar ‘Ilmu Bumi’.. atau Fisika atau mungkin Sejarah, semuanya perlu dihafal. Tetapi pelajaran Mengetik, Berenang, Pencak Silat semuanya adalah ketrampilan yang bersifat motorik atau gerak (motoric domain). Jika Anda ingin bisa berenang tidak ada cara lain kecuali nyemplung langsung ke air dan bergerak, dan bergerak ..sampai otomatis Anda lakukan tanpa berpikir. Kalau Anda ingin bisa bicara bahasa Inggris pun demikian, ga ada cara lain selain langsung bergerak ..dan bergerak, langsung bicara SEJAK DINI. Saya ingin bisa memahami koran dan majalah Bahasa Inggris, ya ayo ..langsung kita mbaca
Bahasa Inggris itu Pengetahuan (knowledge) atau Ketrampilan (Skill) sih? walah .. ya jelas2 ketrampilan, bahkan ada 4 SKILLS OF LANGUAGE, tuh ..ada 4 ketrampilan yang harus Anda bentuk agar bisa digunakan, karena bahasa pada hakikatnya hanya ALAT yang harus Anda bisa gunakan, bukan Anda ketahui.
Tetapi begitulah, banyak orang menganggap bahwa Bahasa Inggris adalah Pengetahuan. Mereka fokus peraturan ..peraturan…rumus…rumus…sampe kepala puyeng, ngebul…darah tinggi kumat, hari-hari marah sama bini tanpa sebab, ga taunya gara2 ngapalin rumus-rumus. Cape deeh, kita yang hidungnya pesek kulitnya item cape2 ngapalin rumus. Sedang yang matanya biru, hidung mancung, ga pernah makan nasi aja ga belajar GRAMMAR. Mau liat contoh nya?? Dengerin salah satu kalimat dalam lagu The Beatles
—- but she DON’T care —
Tuh, The Beatles sendiri ga bilang but she DOESN’T care. Ga ada tuh yang berani nyalahin mereka, trus suruh mereka ikut belajar rumus Tenses ‘The Simple Present Tense” ..hihi.
Udahlah, enjoy aja .. bagi Anda yang belum BISA berbahasa Inggris, cuci otak dulu ..buang jauh2 tuh MITOS bahwa untuk bisa berbahasa Inggris harus kuasai Grammar dulu, No Way !! ..nanti saya tulis lagi bagaimana Grammar itu punya aliran-aliran juga, yang mana tiap aliran beda kaidah dan peraturan. Nah lhO???? …masih mau belajar Grammar dulu?? ..

jangan takut untuk melihat isi selengkapnya

Read More 0 Comment

Bahasa adalah SKILL Bukan KNOWLEDGE

Bahasa adalah alat komunikasi, anda sudah tau itu. Dan orang berkomunikasi melalui bicara (speaking), tentu saja ada yang mendengar (listening), setelah ditemukannya tulisan maka orang berkomunikasi menggunakan bahasa melalui tulisan (writing), dan tentu saja ada yang membaca (reading). Inilah 4 skill bebahasa yang harus dimiliki oleh setiap orang yang mempelajari bahasa yaitu :
Listening
Speaking
Reading
Writing
Inilah yang disebut dengan 4 skills of language atau 4 ketrampilan bahasa. Dan ini pula tujuan kursus bahasa Inggris online sistim Full Conversation kita, yaitu saya akan membentuk 4 skill berbahasa anda secara terpadu. Maaf, apakah anda melihat ada tulisan GRAMMAR disitu? Tidak ada !! .. grammar bukanlah tujuan mempelajari bahasa. Selama ini banyak orang salah kaprah, termasuk sistim pendidikan bahasa Inggris di Indonesia yang menganggap bahwa GRAMMAR adalah tujuan. Mereka berlomba-lomba menghambur-hamburkankan rumus grammar, dan dianggapnya bahwa dengan menguasai grammar, akan menguasai bahasa. No Way!! .. ini adalah cara kuno yang terbukti salah kaprah, metode ini terakhir digunakan pada abad 18.Bagi anda yang pernah mengikuti pesantren konvensional, disitu ditekankan bahwa untuk menguasai bahasa arab harus menguasai NAHWU dan SHOROF. Itulah salah satu contoh peninggalan pengajaran bahasa melalui metode yang disebut dengan Grammar-Translation Method. Jadi kembali saya tegaskan, grammar bukanlah tujuan kita dalam belajar bahasa Inggris, walaupun grammar pada akhirnya tetap akan saya berikan tetapi pada tahap lanjutan saat anda mulai membentuk kemampuan READING dan WRITING.
baca selengkapnya : klik disini

Read More 0 Comment

"Full Conversation System"

Bukan saatnya berSPEKULASI!!
Saya tukar SEDIKIT sisa Uang Jajan yang Anda keluarkan, Dengan MASA DEPAN Anda sendiri. . . We Don't Sell English - We Sell FUTURE

Satu-satunya sistim yang menjamin 100% Anda mengalami dan merasakan secara nyata kemajuan berbahasa Inggris Anda, bahkan pada pelajaran I, Banyak kursus bahasa Inggris yang mungkin pernah Anda ikuti, tapi semuanya sama hanya menghambur-hamburkan rumus Grammar, conversation hanya sekedar basa basi saja. Belajar Bahasa Inggris menjadi seperti belajar Matematika !! .. Full rumus-rumus, akhirnya Anda menjadi frustasi dan tidak merasa berbakat berbahasa Inggris,
PERHATIAN - Disini Saya Akan Membocorkan Pengalaman Saya, Bagaimana Meningkatkan SKILL/ Kemampuan Bahasa Inggris Anda tanpa menghambur-hamburkan rumus Grammar, Materi yang saya sajikan disini hasil dari pengalaman mengajar dan mengelola lembaga bahasa Inggris sejak tahun 1987. "Materi yang akan Anda ikuti DIJAMIN 1000% belum pernah Anda peroleh, walaupun Anda sudah berpetualang ke 1.000 kursus Bahasa Inggris sekalipun. Tidak terbukti, Uang Kembali ....."



Dengan menggunakan Mother Language serta perpaduan “Communicative Technique” and “Full Conversation System” Anda akan kagum bagaimana Anda ternyata dapat memiliki SKILL Berbahasa Inggris dengan MUDAH dan CEPAT - bahkan lebih cepat dari yang Anda perkirakan. Dan dapatkan SERTIFIKAT RESMI langsung dari Lembaga Bahasa Inggris yang saya kelola.

Saya tidak hanya memberikan Materi Full Conversation (audio), Panduan Ebook dan Mengungkapkan rahasia-rahasia kalimat yang saya yakin belum pernah anda temui sebelumnya, Teknik-terknik cepat dan praktis menguasai bahasa Inggris berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri mengajar bahasa Inggris dan mengelola lembaga bahasa inggris sejak 1987 Tapi saya juga menyediakan waktu secara khusus untuk menguji kemajuan dan kemampuan berbahasa inggris anda.

Read More 0 Comment

Copyright © METAMORFOSA.