infinitive dan penggunaannya


Yang dimaksud dengan infinitive adalah “to + verb1″. Misalnya: to run, to play, to sleep, to study, to do, to clean, to grow, to kick, to smoke, ect.
Infinitives pada umumnya digunakan sebagai object kalimat. Selain itu, infinitives juga kadang-kadang digunakan sebagai subject kalimat.
A. Infinitives as Subjects
Sebagai subject kalimat, infinitive pada umumnya dalam bentuk infinitive clause.
Contoh:
1. To play kites when it’s very cloudy is very dangerous. ( Bermain layang-layang ketika mendung tebal sangat berbahaya).
2. To study the grammar is a must if you want to improve your English. (Belajar grammar merupakan keharusan jika kamu ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu).
3. To play football when drizzling is very joyful. (Bermain sepakbola ketika hujan rintik-rintik sangat menyenangkan).
Dengan tidak merubah makna, ketiga kalimat di atas berturut-turut dapat diekspresikan sebagai berikut:
1. It is very dangerous to play kites when it’s very cloudy.
2. It is a must to study the grammar if you want to improve your English.
3. It is very joyful to play football when drizzling.
B. Infinitives as Objects
Sering kita harus menggunakan verbs setelah verbs lainnya. Jika verb diikuti oleh verb yang lain, maka verb yang mengikuti tersebut berfungsi sebagai object kalimat. Verbs yang mengikuti tersebut dapat berbentuk infinitive atau dapat juga berbentuk gerund, tergantung pada verb yang diikutinya. Verbs pada table berikut diikuti oleh infinitives.




agree (menyetujui)
appear (tampak)
attempt (berusaha)
claim (mengklaim)
decide (memutuskan)
demand (menuntut)
desire (berkeinginan)
expect (berharap)
fail (gagal)

hesitate (ragu-ragu)
hope (berharap)
intend (bermaksud)
learn (belajar)
need (membutuhkan)
offer (menawarkan)
plan (merencanakan)
prepare (mempersiapkan)
pretend (pura-pura)

promise (berjanji)
refuse (menolak)
seem (tampak)
strive (berusaha keras)
tend (cenderung)
try (mencoba)
want (ingin)
wish (berharap)
would like (ingin/mau)

begin (mulai)
can’t bear (tidak tahan)
can’t stand (tidak tahan)
continue (melanjutkan)

dislike (tidak suka)
dread (takut)
hate (benci)
like (suka)

love (cinta)
prefer (lebih suka)
start (mulai)

stop (berhenti)
remember (ingat)

forget (lupa)

 Note :
* Verbs pada baris pertama selalu diikuti oleh infinitives (tidak pernah diikuti oleh gerund).
* Verbs pada baris kedua selain diikuti oleh infinitives juga dapat diikuti oleh gerunds dengan makna yang sama dengan bentuk infinitive-nya. (Lihat contoh 13-17).
* Verbs pada baris ketiga juga dapat diikuti oleh gerunds, tetapi maknanya berbeda dengan bentuk infinitive-nya. Lihat contah 4 dan bandingkan perbedaan maknanya dengan contoh pada pembahasan tentang gerund).



Contoh:
1. Everybody has agreed to meet again next week. (Tiap orang telah setuju untuk bertemu kembali minggu depan).
2. Look! The newly born calf is attempting to stand on his own feet. (Lihat!. Anak sapi yang baru saja lahir itu sedang mencoba untuk berdiri di atas kakinya sendiri).
3. He claimed to have returned my book but I am a hundred percent sure that he hasn’t. (Dia mengklaim telah mengembalikan buku saya tetapi saya 100% yakin dia belum mengembalikannya).

4. I want to stop to smoke. (Saya ingin berhenti (melakukan sesuatu yang sedang dikerjakan) untuk merokok). Dalam kalimat ini, subject I ingin berhenti melakukan sesuatu agar dapat merokok. Bedakan artinya jika verb smoke dalam bentuk gerund.
2. Setelah object pronoun atau noun
 Berbeda dengan verbs di atas, verbs pada tabel berikut umumnya membutuhkan object pronoun (i.e. me, you, him, her, it, them, us) atau noun sebelum diikuti oleh infinitive.


advise (menasehati)
allow (mengijinkan)
ask (menyuruh)
encourage (mendorong)
expect (mengharapkan)
force (memaksa)
invite (mengundang)
need (membutuhkan)
order (memerintah)
permit (mengijinkan)
remind (mengingatkan)
require (membutuhkan)

tell (memberi tahu)
want (menginginkan)
warn (memperingatkan)
would like (mau)









Contoh:
1. The teacher advised us to study harder. (Guru itu menasehati kita untuk belajar lebih giat).
2. Have your parents allowed you to have a boyfriend yet? (Apakah orang tua kamu telah mengijinkan kamu punya pacar?)
3. My mom asked me to help my younger brother (to) do his homework. (Mama saya meminta saya untuk membantu adik saya mengerjakan PRnya). Note: verb help dapat diikuti oleh infinitive atau verb1. Tetapi, verb1 lebih sering digunakan.
4. Ronny begged Rini to marry him. (Ronny memohon Rini untuk kawin dengannya).
5. The eruption of mount Merapi forced the villagers to flee their villages. (Meletusnya gunung Merapi memaksa penduduk-penduduk desa untuk meninggalkan desa mereka).
6. A success story can encourage people to be successful. (Sebuah kisah tentang kesuksesan dapat mendorong orang untuk sukses).
3. Setelah adjectives
Pada umumnya adjective dapat diikuti baik oleh infinitive maupun oleh gerund dengan tanpa merubah makna kalimat. Tetapi, ada beberapa adjective yang hanya diikuti oleh infinitive dan tidak pernah diikuti oleh gerund. Adjectives yang dimaksud disajikan pada table berikut.


able (dapat)
anxious (cemas, antusias)
boring (bosan)
common (umum)
dangerous (berbahaya)
difficult (sulit)

eager (antusias)
easy (mudah)
good (baik)
hard (sulit)
pleased (senang)
prepared (siap)

ready (siap)
strange (aneh)
usual (biasa)









Note: able dan capable memiliki arti yang sama (i.e. bisa/mampu), tetapi grammarnyasangat berbeda; able diikuti oleh infinitive, sedangkan capable diikuti oleh of + gerund (Lihat contohnya pada pembahasan tentang gerund).
Contoh:
1. Will you be able to finish your work by noon tomorrow? (Apakah kamu (akan) bisa menyelesaikan pekerjaanmu sebelum jam 12 siang besok?).
2. Yeyes is very eager to wear her new cloth. (Yeyes sangat antusias untuk mengenakan/memakai pakaian barunya).
3. I am lazy to go to study English. (Saya malas pergi belajar bahasa Inggris).
4. She is happy to give you this present. (Dia bahagia memberimu hadiah ini).
4.Negation
Infinitive dibuat negative dengan menempatkan particle (kata bantu) NOT di depan infinitive tersebut.
Contoh:
1. Everybody has agreed not to meet again. (Tiap orang telah setuju untuk tidak bertemu kembali).
2. Do you prefer not to study? (Apakah kamu lebih suka untuk tidak belajar?)
3. We have decided not to tell her the truth about what her boyfriend did last night. (Kita telah memutuskan untuk tidak memberitahu dia yang sebenarnya tentang apa yang pacarnya lakukan tadi malam).
 untuk belajar bahasa inggris klik disini




Read More 0 Comment

Gerund

Gerund adalah kata benda yang berasal dari kata kerja ditambah –ing, misalnya swimming, eating, fishing, shopping, dancing, dan singing. Bila diperhatikan, gerund mempunyai bentuk yang sama dengan present participle, bedanya gerund berfungsi sebagai kata benda, sedangkan present participle sebagai kata sifat yang menerangkan kata benda.

Dalam kalimat, gerund berfungsi sebagai:
a. subjek (subject)
b. pelengkap subjek (subjective complement)
c. objek langsung (direct object)
d. objek preposisi (object of preposition)
e. aposisi (appositive)


Subject
Gerund sebagai subjek pokok kalimat, contoh:
- Swimming is good service.
- Your singing is very beautiful.
- Studying needs time and patience.
- Playing tennis is fun.
- Reading English is easier than speaking it.

Subjective Complement
Gerund sebagai pelengkap subjek dalam kalimat biasanya selalu didahului to be yang terletak di antara subject dan subjective complement, contoh:
- My favorite sport is running.
- My favorite activity is reading.

Direct Object
Gerund sebagai objek langsung dalam kalimat, contoh:
- I enjoy dancing.
- She likes dancing.
- Thank you for your coming.
- I hate arguing.

Object of Preposition
Gerund sebagai objek preposisi yang terletak setelah preposisi. Preposisi yang sering dipakai adalah of, on, no, with, without, at for, after, before, because of, to, like, about, for, by, in.
Contoh:
- He is tired of gambling.
- I am fond of eating bakso.
- He insisted on seeing her.
- I have no objection to hearing your story.
- You will not be clever without studying.
- They are good at telling funny stories.
- In sleeping I met you in the park.

Appositive
Gerund sebagai aposisi atau penegas dalam kalimat, contoh:
- My hobby, fishing, is interesting.
- I do not like quarrelling, a useless job.
My hobby is fishing dan fishing is interesting diletakkan bersebelahan dalam sebuah kalimat sebagai appositive (fishing adalah aposisi dari my hobby), begitu juga contoh kalimat dibawahnya.

selengkapnya di bahasa inggris on line

Read More 0 Comment

Belajar Bahasa Ingris dengan Musik

Sebelum menentukan pilihan lagu yang akan digunakan, guru perlu melakukan beberapa pertimbangan:
Pertama, lagu sudah dikenal atau disukai siswa. Ini dapat diketahui dengan cara, misalnya guru bertanya langsung pada siswa tentang lagu-lagu yang disukai atau kelompok musik mana yang mereka kenal, dan seterusnya. Kedua, lagu harus berisi materi yang akan diajarkan, baik keterampilan bahasa maupun unsur bahasanya.
Ketiga, lagu harus memiliki sifat dan karakter yang mengandung pencapaian tujuan pembelajaran. Ini penting mengingat metode belajar dan pembelajaran lagu lebih merupakan strategi pembelajaran, bukan tujuan pembelajaran. Kesalahan dalam memilih hal itu dapat mengganggu pencapaian tujuan pembelajaran.
Keempat, lagu harus memiliki tingkat kesulitan yang sesuai dengan kemampuan siswa. Kesalahan pemilihan lagu dapat berakibat pada tidak efektifnya proses belajar. Karena itu, dipilih lagu yang teksnya ringan dan tidak terlalu panjang.
Kelima, lagu harus berisi pesan atau nilai yang sesuai dengan tingkat usia dan kematangan siswa. Kesalahan pemilihan lagu akan berakibat pada pembentukan kepribadian yang salah.


Jenis kegiatan
Setelah menentukan lagu yang akan digunakan, guru bisa menentukan keterampilan berbahasa dan unsur bahasa apa yang akan dikembangkan. Langkah ini penting karena berkaitan dengan jenis kegiatan atau pendekatan yang akan digunakan guru dalam proses belajar mengajar. Beberapa contoh jenis kegiatan atau pendekatan yang dapat digunakan:
Pertama, drills, bertujuan mendorong accuracy setelah siswa memahami arti kata frase atau kalimat yang ada dalam lagu lalu dilatihkan. Drill di sini berupa oral drill, misalnya siswa mengalami kesulitan dengan bunyi ei dan e. Mereka tidak dapat membedakan kata pain dan pen atau fail dan felt. Jika demikian, kegiatan pembelajaran berikut dapat dilakukan melalui listening practice atau repetition drill. Listening practice, yaitu membandingkan kata-kata dalam lagu bila diucapkan kedengarannya serupa. Sedangkan repetition drill yaitu guru membacakan kata-kata tertentu dalam lagu dan siswa mengucapkan kata-kata tersebut.
Kedua, communication practice exercise, bertujuan mengembangkan kelancaran (fluency). Prinsip yang mendasari kegiatan ini adalah siswa akan belajar cara berkomunikasi melalui kegiatan berkomunikasi dengan menggunakan unsur bahasa yang ada dalam lagu. Aktivitas ini memberikan kesempatan lebih banyak bagi siswa untuk berkomunikasi setelah mereka mendengarkan lagu. Ketika melakukan aktivitas ini siswa cenderung membuat banyak kesalahan. Namun itu tidak perlu dirisaukan. Yang penting anak didik memperoleh kompetensi dan kepercayaan diri untuk menggunakan bahasa dengan bebas. Bila ingin membetulkan kesalahan, guru hendaknya melakukannya secara bijaksana agar siswa tetap tinggi motivasi belajarnya.
Ketiga, gap filling activity, yaitu anak diminta mengisi atau melengkapi kata-kata atau frase penting dalam lagu yang sengaja dihilangkan oleh guru. Kata-kata atau frase tersebut biasanya merupakan istilah-istilah penting yang harus dikuasai oleh siswa.


Contoh: Listen to the song, then complete the missing words! I …………………… a dream
A song to ………..
To ……………. me cope
With ………………., dan seterusnya.


a. Guru mengulang beberapa kali pemutaran lagu melalui tape recorder dan siswa melengkapi kata-kata atau frase yang hilang. b. Siswa dan guru mengecek bersama-sama dan menulisnya di papan tulis.
Keempat, recording words, yaitu siswa diminta menyusun kata-kata dari teks sebuah lagu yang diacak guru setelah mereka mendengarkan lagu yang diperdengarkan melalui tape recorder. Contoh: Rearrange the jumbled words into a good song by listening to the cassette!
a / dream / have / I
to / a / song / sing
me / help / cope / to / anything / with, dan seterusnya.
Pelaksanaan pembelajaran
Selanjutnya, dalam implementasi proses belajar mengajar dengan lagu populer, guru juga hendaknya melakukan hal-hal berikut: 1. Jelaskan keterampilan bahasa apa yang dipelajari kepada siswa. 2. Berikan latihan keterampilan dasar kepada siswa dan diskusikan konsep bahasa yang akan dipelajari.
3. Mengulang kembali pelajaran sebelumnya yang diperlukan sebagai prasyarat untuk mempelajari unsur atau keterampilan bahasa yang diajarkan.
4. Atur kondisi untuk mempelajari unsur atau keterampilan berbahasa yang mengarah kepada kemampuan berkomunikasi.
5. Lakukan latihan tambahan yang disertai evaluasi kegiatan secara cepat dan umpan baliknya kepada siswa untuk peningkatan atau perbaikan.
6. Dalam mempelajari keterampilan berbahasa yang kompleks, guru perlu meminta siswa mengingat konsep bahasa yang telah dikuasainya.
7. Latihan mengunakan bahasa dalam berkomunikasi sebaiknya diberikan dalam kondisi sedekat mungkin dengan pelaksanaan keterampilan dalam situasi sesungguhnya.
Konsep ini dapat di adopsi untuk pembelajaran di kelas ataupun outbond. sedangkan untuk proses pembelajaran mandiri siswa dapat menggunakan lagu yang disukai

belajar bahasa inggris disini

Read More 0 Comment

Tips dan Trik Bagi yg susah Belajar Bahasa Inggris

Tips Belajar Bahasa Inggris

Belajar Bahasa Inggris emang asik. Nah, dalam tulisan ini kamu bisa memperoleh beberapa tips menarik dalam mempelajari bahasa inggris. Selamat menikmati.

Belajar bahasa Inggris memerlukan keseriusan lho, namun kalo dibikin fun, maka akan sangat menyenangkan. Berikut ini tips-tips buat kamu yah. Semoga bermanfaat.

Belajarlah Setiap Hari
Cobalah untuk mengelokasikan beberapa saat setiap hari untuk pelajaran anda, idealnya saat otak anda sedang bisa menerima dengan baik. Ingatlah, lebih baik belajar 30 menit per hari dibandingkan 3 jam per minggu. Jika anda dapat menyediakan waktu sejam per hari, cobalah untuk membaginya menjadi 2 atau 3 sesi.

Review Secara Teratur
Ulangilah setiap pelajaran beberapa kali, misalnya sekali di pagi, sekali saat sore dan sekali lagi beberapa hari kemudian. Berikan waktu bagi otak anda untuk mencerna materi, tetapi yakinkan bahwa jarak antara masing-masing pelajaran tidak terlalu lama, misalnya lebih dari beberapa minggu. Jika tidak anda mungkin akan melupakan apa yang sedang anda pelajari. Pastikan bahwa anda sudah memeahami isi pelajaran yang ada sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya.

Fokus Pada Hal yang Menarik
Begitu anda sudah memahami dasar-dasar sebuah bahasa, segeralah praktekkan baik membaca/menulis/bicara mengenai hal yang menarik bagi anda. Dengan cara ini, anda akan lebih mudah memngingat kata-kata, frase dan gramatikal.

Lupa Bawa Kamus? Pake ms-word aja..
Written by Prothelord
Saturday, 31 March 2007

Buat kamu-kamu yang baru belajar bahasa Inggris ataupun udah pinter mungkin pernah ngalamin bingung alias gak ngerti arti sebuah kata dalam bahasa inggris kan? Pasti. Nah biasanya kita pake kamus untuk mencari artinya. Gimana kalo lagi gak ada kamus? Dalam tips ini kamu bisa memperoleh cara mencari arti kata dalam bahasa Inggris menggunakan pengolah kata yang sering kamu pake.... ms-word!!

Gimana caranya? Gampang. Pertama ketikkan kata yang mau kamu ketahui artinya di sebuah dokumen ms-word, boleh buka baru ataupun yang udah ada tulisannya. Setelah kamu yakin spelling alias tulisannya bener, di blok aja tuh kata yang kamu belum ngerti artinya tadi.

Setelah itu klik tools dan pilih menu thesaurus. Kamu akan bisa melihat penjelasan dari arti kata tersebut beserta padanannya. Tentu saja dalam bahasa Inggris juga, tetapi kamu biasanya udah bisa nangkep artinya kok.

Oh iya, kamu juga bisa pake short cut Shift+F7 setelah proses blok untuk mendapatkan hasil yang sama.

Tips ini sangat berguna saat kamu belajar bahasa Inggris dan disuruh menerjemahkan sebuah artikel. Udah, ketik aja pake ms-word dan cari artinya menggunakan thesaurusnya.


Gampang kan? Semoga bermanfaat.

Senang Musik ? Manfaatin buat belajar bahasa inggris
Written by Prothelord
Friday, 16 February 2007

Senang ngedengerin musik? Ikutan Indonesian Idol tapi belum berhasil masuk? Nah daripada stress, pakai aja tuh hobi buat belajar bahasa Inggris. Mau tau caranya? Baca terus yah....

Kamu percaya gak kalau dibilang bahwa susahnya mempelajari sesuatu itu terjadi karena kita ndak suka sama yang kita pelajari. Nah, sebenarnya memang bisa dikatakan demikian. bayangin aja kayak gini, kalau kamu tidak menyukai sesuatu biasanya kamu males untuk mengenal lebih jauh, males meluangkan waktu, ketemu masalah sedikit langsung putus asa dan bilang "Ahhh, susah nih". Lain halnya kalau kamu menyukai sesuatu, apapun yang terjadi kamu pasti akan berusaha mati-matian untuk memahaminya. Contohnya kalau kamu seneng sama seseorang, pasti kamu akan berusaha mendapat informasi tentang dia no matter how hard kan? Nah, itu artinya kamu sedang mempelajari tentang orang yang kamu senengin itu.

Jadi, kesimpulannya, kalau kamu suka, yang susah terasa mudah dan juga sebaliknya. Lha, terus apa hubungannya sama nyanyi? Gini...

Kalau kamu seneng nyanyi tapi gak terlalu berminat sama bahasa Inggris, coba deh kamu mulai mencari lagu-lagu yang berbahasa Inggris. Tentu saja cari yang lagunya enak dan penyanyinya kamu sukai baik karena suaranya maupun tampangnya. Logikanya, kalau kamu seneng ama lagu itu, kamu akan berusaha untuk emngerti arti lagu itu kan? Nah, secara tidak langsung kamu sudah menyenangi bahasa Inggris lantaran lagu itu. Gampang kan...

Sekarang saya akan menyampaikan beberapa tips yang semoga bisa bermanfaat buat kamu dalam mempelajari bahasa Inggris lewat lagu:

1. Pilih lagu yang kamu sukai dan tentu saja penyanyinya juga lah.
2. Pilih lagu yang slow aja. Kenapa? Karena biasanya lagu slow lebih mudah ditangkep kata-katanya, cari juga lagu yang gak terlalu keras musik pengiringnya.
3. Cari teksnya, tetapi terlebih dahulu coba kamu dengerin dan tebak lirik lagunya, ini akan melatih logika bahasa dan listening kamu secara otomatis. Setelah kamu coba bikin lirik kamu coba cocokin sama lirik lagu yang sudah kamu peroleh. Cocok? Bagus. Kamu bisa cari lirik lagu di internet, caranya: googling aja pake keyword "lyrics <judul lagu>".
4. Coba ikut menyanyikan semirip mungkin dengan penyanyinya, hal ini akan melatih pronounciation kamu.
5. Kalau nemu kata-kata yang kamu gak ngerti, langsung cari di kamus, dan pake sesering mungkin dalam praktek ngomong. Biasanya lirik lagu diambil dari kata-kata yang sering dipakai, jadi kamu mestinya bisa mencoba mempraktekkannya sehari-hari. Kalau kamu ndak ada kesempatan praktek, coba aja buat kalimat sendiri dalam hati kamu. Hal ini akan membantu kamu dalam mengingat kata-kata baru tersebut lho. Nah dari sini, mustinya vocab kamu makin baik.
6.Terakhir, usahain jangan beli bajakan, biar kualitas suaranya bagus dan gak bikin kuping sakit

klik disini untuk belajar bahasa inggris

Read More 0 Comment

Kenapa tidak anjurkan GRAMMAR ?

Karena Grammar memang bukan tujuan belajar bahasa Inggris. Itu alasan utama, loh kok begitu? Lah Anda belum bisa bahasa Inggris, pengin bisa – amati kata BISA, bukan TAHU –, artinya Anda ingin bisa .. Bisa memahami pembicaraan orang (Listening Skill)
Bisa menyampaikan pikiran, perasaan dan kebutuhan secara lisan (Speaking Skill)
Bisa memahami bacaan literature bahasa Inggris (Reading Skill)
Bisa menyampaikan pikiran, perasaan dan kebutuhan secara tertulis (Writing Skill)
Inilah yang disebut dengan 4 ketrampilan bahasa atau 4 skills of Language, dan 4 skill inilah yang merupakan tujuan orang belajar bahasa apapun. Semua adalah SKILL atau ketrampilan yang harus Anda bentuk dalam diri Anda melebur sehingga Anda mampu melakukannya secara otomatis tanpa berpikir (automatically without thinking) dan itulah ciri2 ketrampilan jika sudah dikuasai – camkan, … semuanya harus berjalan secara otomatis.
Saya pernah bertanya pada Anda, apa RUMUS naik sepeda biar tidak jatuh? RUMUS berenang biar mengapung, hehe..sekedar mengingatkan. Yang namanya skill atau ketrampilan itu tidak bicara TAHU tapi bicara BISA. Memang beda antara tahu dan bisa? memang beda antara pengetahuan dan kebisaan atau ketrampilan? ya jelas beda dong
Dalam psikologi Pengetahuan masuk dalam ranah cognitive (cognitive domain). Pelajaran yang lebih bersifat cognitive contohnya waktu di SMP kita belajar ‘Ilmu Bumi’.. atau Fisika atau mungkin Sejarah, semuanya perlu dihafal. Tetapi pelajaran Mengetik, Berenang, Pencak Silat semuanya adalah ketrampilan yang bersifat motorik atau gerak (motoric domain). Jika Anda ingin bisa berenang tidak ada cara lain kecuali nyemplung langsung ke air dan bergerak, dan bergerak ..sampai otomatis Anda lakukan tanpa berpikir. Kalau Anda ingin bisa bicara bahasa Inggris pun demikian, ga ada cara lain selain langsung bergerak ..dan bergerak, langsung bicara SEJAK DINI. Saya ingin bisa memahami koran dan majalah Bahasa Inggris, ya ayo ..langsung kita mbaca
Bahasa Inggris itu Pengetahuan (knowledge) atau Ketrampilan (Skill) sih? walah .. ya jelas2 ketrampilan, bahkan ada 4 SKILLS OF LANGUAGE, tuh ..ada 4 ketrampilan yang harus Anda bentuk agar bisa digunakan, karena bahasa pada hakikatnya hanya ALAT yang harus Anda bisa gunakan, bukan Anda ketahui.
Tetapi begitulah, banyak orang menganggap bahwa Bahasa Inggris adalah Pengetahuan. Mereka fokus peraturan ..peraturan…rumus…rumus…sampe kepala puyeng, ngebul…darah tinggi kumat, hari-hari marah sama bini tanpa sebab, ga taunya gara2 ngapalin rumus-rumus. Cape deeh, kita yang hidungnya pesek kulitnya item cape2 ngapalin rumus. Sedang yang matanya biru, hidung mancung, ga pernah makan nasi aja ga belajar GRAMMAR. Mau liat contoh nya?? Dengerin salah satu kalimat dalam lagu The Beatles
—- but she DON’T care —
Tuh, The Beatles sendiri ga bilang but she DOESN’T care. Ga ada tuh yang berani nyalahin mereka, trus suruh mereka ikut belajar rumus Tenses ‘The Simple Present Tense” ..hihi.
Udahlah, enjoy aja .. bagi Anda yang belum BISA berbahasa Inggris, cuci otak dulu ..buang jauh2 tuh MITOS bahwa untuk bisa berbahasa Inggris harus kuasai Grammar dulu, No Way !! ..nanti saya tulis lagi bagaimana Grammar itu punya aliran-aliran juga, yang mana tiap aliran beda kaidah dan peraturan. Nah lhO???? …masih mau belajar Grammar dulu?? ..

jangan takut untuk melihat isi selengkapnya

Read More 0 Comment

Bahasa adalah SKILL Bukan KNOWLEDGE

Bahasa adalah alat komunikasi, anda sudah tau itu. Dan orang berkomunikasi melalui bicara (speaking), tentu saja ada yang mendengar (listening), setelah ditemukannya tulisan maka orang berkomunikasi menggunakan bahasa melalui tulisan (writing), dan tentu saja ada yang membaca (reading). Inilah 4 skill bebahasa yang harus dimiliki oleh setiap orang yang mempelajari bahasa yaitu :
Listening
Speaking
Reading
Writing
Inilah yang disebut dengan 4 skills of language atau 4 ketrampilan bahasa. Dan ini pula tujuan kursus bahasa Inggris online sistim Full Conversation kita, yaitu saya akan membentuk 4 skill berbahasa anda secara terpadu. Maaf, apakah anda melihat ada tulisan GRAMMAR disitu? Tidak ada !! .. grammar bukanlah tujuan mempelajari bahasa. Selama ini banyak orang salah kaprah, termasuk sistim pendidikan bahasa Inggris di Indonesia yang menganggap bahwa GRAMMAR adalah tujuan. Mereka berlomba-lomba menghambur-hamburkankan rumus grammar, dan dianggapnya bahwa dengan menguasai grammar, akan menguasai bahasa. No Way!! .. ini adalah cara kuno yang terbukti salah kaprah, metode ini terakhir digunakan pada abad 18.Bagi anda yang pernah mengikuti pesantren konvensional, disitu ditekankan bahwa untuk menguasai bahasa arab harus menguasai NAHWU dan SHOROF. Itulah salah satu contoh peninggalan pengajaran bahasa melalui metode yang disebut dengan Grammar-Translation Method. Jadi kembali saya tegaskan, grammar bukanlah tujuan kita dalam belajar bahasa Inggris, walaupun grammar pada akhirnya tetap akan saya berikan tetapi pada tahap lanjutan saat anda mulai membentuk kemampuan READING dan WRITING.
baca selengkapnya : klik disini

Read More 0 Comment

Simple Present Tense


    POLA:


Subject + Verb 1 + ….
They /   We
I   /   You
Subject + Verb s-es + ….    
He  /   She
 It
           
     FUNGSI:       
     a. Untuk menyatakan suatu kebiasaan (habitual action) atau kegiatan yang terjadi berulang – ulang dan terus menerus.
   Contoh :
* The students go to school everyday.
* She studies English twice a week.
* I go to church on Sundays
* We celebrate our independence day once in a year.
     b. Untuk menyatakan kebenaran umum (general truth).
         Contoh:
* The sun rises in the east and sets down in the west.
* The earth revolves round the sun.
* The pineapple never grows up on a tree.
      c. Digunakan dalam bahasa drama, komentar radio dan sejenisnya.
When the curtain rises, Juliet is writing on her desk. Suddenly the window opens and a masked man enters.

      KETERANGAN WAKTU:
  1. Every morning/day/week/month/year

  2. Once, twice, three times, four times, …

  3. Adverb of frequency : always, usually, sometimes, often, never, seldom.

Read More 0 Comment

Trick meningkatkan IQ ber-Garansi

Ini memang salah satu trick yang dianut oleh SuperLearning2000, yang pertama kali di kumandangkan kembali oleh Georgi Lozanov. SuperLearning2000 merupakan trend bagaimana belajar dengan melibatkan seluruh kemampuan metafisik termasuk otak bawah sadar Anda. Salah satu trick yang diajarkan adalah bagaimana meningkatkan IQ ber Garansi Otak berpikir mengkonsumsi oksigen
Otak berpikir mengkonsumsi oksigen. Semakin banyak orang berpikir tentu saja semakin banyak oksigen dalam otak yang harus disiapkan. Menguap adalah salah satu gejala otak kekuranga oksigen. Ini adalah trik yang dianjurkan oleh SuperLearning2000 dalam meningkatkan kerja otak serta meningkatkan IQ ber garansi
1. Pergi ke kolam renang setiap hari
2. Menyelam sedalam2 nya dan menahan nafas sekuat mungkin
3. Ambil nafas jika sudah tidak memungkinkan
4. Ulangi kembali no 2 (dua) berulangkali selama 15 menit
5. Laksanakan hal ini selama sebulan, setiap hari
Dengan cara ini maka tekanan air akan memaksa pembuluh darah carotid
yang membawa oksigen menjadi lebih lebar, sehingga oksigen yang masuk kedalam otak pun lebih berlimpah. Prof. Yashuhiro Nakamats penemu floppy disk bahkan mempunyai kolam renang di rumahnya, dan dia selalu melakukan therapy diatas dengan duduk di dasar kolam renang tersebut, guna memanfaatkan tekanan air
Selamat mencoba
kterangan lebih lanjut klik disini

Read More 0 Comment

Syarat SUKSES Belajar Bahasa Inggris

Anda Harus Yakin bahwa Anda BERBAKAT

Tentu saja syarat pertama adalah Anda harus percaya pada saya bahwa ANDA BERBAKAT, karena saya akan membuktikan nya dalam waktu kurang dari 2 minggu saja. Percayalah, untuk menguasai bahasa tidak diperlukan inteligensi, buktinya orang gila di London aja bisa ngomong inggris, hehe.. Dan lagi kenapa Anda harus yakin?? karena sugesti mempengaruhi penginderaan. Otak kita itu nurut sama sugesti dalam diri Anda.

Saya dulu pernah kemaleman di sebuah kampung di Cikeusal, Serang..karena saya kehabisan rokok saya beli sebatang rokok, kebetulan tidak ada listrik saat itu. Sambil pulang saya hisap rokok Dji Sam Soe kesukaan saya, nikmat sekali .. begitu tiba dirumah saya terkejut, karena yang saya hisap adalah rokok Djarum Coklat yang bentuk dan warna nya serupa dengan Dji Sam Soe, tapi kenapa sepanjang jalan yang saya rasakan adalah rokok Dji Samsoe, dari harum tembakaunya, dari rasa dilidahnya?? ..ini semua karena SUGESTI, saya yakin ini adalah Dji Sam Soe, dan otak memerintahkan kepada lidah, hidung bahwa yang saya hisap adalah Dji Sam Soe. Itulah sebabnya kenapa syarat pertama ini harus Anda miliki, Anda harus yakin Anda berbakat plus JAMINAN dari saya dalam 2 minggu akan saya buktikan itu melalui sistim Full Conversation ini.

Anda harus CINTA bahasa Inggris

Syarat berikutnya adalah CINTA. Lho kok cinta, betul karena bahasa adalah skill atau ketrampilan, dan ciri2 ketrampilan jika sudah melebur pada diri kita adalah automatically without thinking, anda dapat melakukannya tanpa berpikir lagi seperti orang berenang, orang naik sepeda, dll. Apa rumus berenang biar mengapung? apa rumus orang naik sepeda biar jangan jatuh? perlukah anda menguasai rumus gravitasi, lalu etang etung tai lutung? No way !! ..begitu pula bahasa Inggris, untuk menguasai skill tersebut hanya praktek, praktek dan praktek sampai otomatis tanpa berpikir. Dan untukmau melakukan praktek dan praktek terus menerus harus ada CINTA.

Ingat waktu pertama kali belajar naik sepeda? Apakah anda kursus? apakah anda private? apakah anda menjadwalkan diri dengan belajar naik sepeda 2x seminggu?tidak bukan… anda seperti orang gila, pagi sepeda, lagi sarapan inget sepeda, lagi di sekolah sudah kebayang2 buru2 pulang dan mengambil sepeda. Sepeda,,sepeda ..sepeda …cinta…cintaa…akhirnya tanpa terasa dalam waktu singkat SKILL naik sepeda sudah melebur dalam diri Anda. Itulah sebabnya syarat kedua ini harus ada dalam diri anda yaitu CINTA. Jika sudah cinta, setiap Anda menemui kata-kata baru yang Anda tidak ketahui, pasti Anda tergiur ..sangat tergiur ingin tahu, apa sih artinya ..awas hati-hati lho, dalam penelitian sudah diputuskan telak, bahwa mereka yang enggan membuka kamus saat menemukan kata-kata baru, DIJAMIN 100% ga akan berhasil menguasai bahasa Inggris. Makanyee..cinta dong !!

Anda Harus Langsung Menggunakannya

Bahasa adalah alat ..iya hanya alat yaitu alat komunikasi, atau alat untuk menyampaikan pikiran (thought), perasaan (feeling) dan kebutuhan (needs). Perlakukan bahasa sebagaimana fungsi nya yaitu alat.

Itulah sebab nya dari sejak dini Anda harus menggunakannya, ga usah pusingin grammar. Nanti saya akan jelaskan kenapa tidak perlu pusingin masalah grammar pada posting berikutnya. Contohlah seorang anak bayi, sebelum ia memiliki bahasa ia hanya berkomunikasi dengan MENANGIS saat haus, pada usia sekitar 9 bulan ia memiliki kata pertama (biasanya EMAK), beberpa waktukemudian ia memiliki kata kedua, biasa nya MIMI. Untuk berikutnya saat ia merasa harus, ia membutuhkan air susu ibunya maka ia akan gunakan alat tersebut ia akan gunakan 2 kata itu EMAK ..MIMI. Lihat, menarik bukan?? ..hanya 2 kata tapi sudah digunakan oleh sang bayi. Nah, jujur ..sudah berapa puluh kata dalam bahasa Inggris yang anda kuasai tapi ga pernah dipake, hanya di depositokan. hasilya?? kaga ada ..hehe. Itulah sebabnya gunakan langsung bahasa Inggris sejak dini Anda belajar

Enjoy

Read More 0 Comment

"Full Conversation System"

Bukan saatnya berSPEKULASI!!
Saya tukar SEDIKIT sisa Uang Jajan yang Anda keluarkan, Dengan MASA DEPAN Anda sendiri. . . We Don't Sell English - We Sell FUTURE

Satu-satunya sistim yang menjamin 100% Anda mengalami dan merasakan secara nyata kemajuan berbahasa Inggris Anda, bahkan pada pelajaran I, Banyak kursus bahasa Inggris yang mungkin pernah Anda ikuti, tapi semuanya sama hanya menghambur-hamburkan rumus Grammar, conversation hanya sekedar basa basi saja. Belajar Bahasa Inggris menjadi seperti belajar Matematika !! .. Full rumus-rumus, akhirnya Anda menjadi frustasi dan tidak merasa berbakat berbahasa Inggris,
PERHATIAN - Disini Saya Akan Membocorkan Pengalaman Saya, Bagaimana Meningkatkan SKILL/ Kemampuan Bahasa Inggris Anda tanpa menghambur-hamburkan rumus Grammar, Materi yang saya sajikan disini hasil dari pengalaman mengajar dan mengelola lembaga bahasa Inggris sejak tahun 1987. "Materi yang akan Anda ikuti DIJAMIN 1000% belum pernah Anda peroleh, walaupun Anda sudah berpetualang ke 1.000 kursus Bahasa Inggris sekalipun. Tidak terbukti, Uang Kembali ....."



Dengan menggunakan Mother Language serta perpaduan “Communicative Technique” and “Full Conversation System” Anda akan kagum bagaimana Anda ternyata dapat memiliki SKILL Berbahasa Inggris dengan MUDAH dan CEPAT - bahkan lebih cepat dari yang Anda perkirakan. Dan dapatkan SERTIFIKAT RESMI langsung dari Lembaga Bahasa Inggris yang saya kelola.

Saya tidak hanya memberikan Materi Full Conversation (audio), Panduan Ebook dan Mengungkapkan rahasia-rahasia kalimat yang saya yakin belum pernah anda temui sebelumnya, Teknik-terknik cepat dan praktis menguasai bahasa Inggris berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri mengajar bahasa Inggris dan mengelola lembaga bahasa inggris sejak 1987 Tapi saya juga menyediakan waktu secara khusus untuk menguji kemajuan dan kemampuan berbahasa inggris anda.

Read More 0 Comment

Copyright © METAMORFOSA.